Pernah dengar makanan bernama tiwul atau thiwul kan? Itu lho makanan tradisional Jawa atau jajanan pasar yang terbuat dari tepung gaplek, gula merah dan kelapa parut.

Nah, bagi yang belum tau tepung gaplek, saya beri tahu ya…tepung gaplek adalah tepung yang terbuat dari singkong kering, berwarna coklat dan berbeda dengan tepung kanji/tapioka yang berwarna putih itu. Bagaimana proses membuatnya, saya pun tak tahu, namun tepung gaplek ini dapat  kita jumpai umumnya di desa-desa. Pada jaman sekarang ini, lebih mudah mencari tepung terigu di toko-toko dibandingkan dengan mencari tepung gaplek. Entah kenapa, popularitasnya kok semakin menurun padahal kalau sudah dibuat jajanan thiwul, rasanya mmmm uenak tenan lho.

Beberapa waktu lalu saya membongkar catatan resep almarhum ibu yang ditulis tangan, eh tiba-tiba mata ini terantuk pada resep tiwul ayu. Jadi saja teringat masa-masa ketika ibu dulu suka membuatkan kami sekeluarga kue-kue termasuk tiwul ayu ini (duh…setiap kali teringat beliau hati ini tambah rindu….). Bedanya dengan tiwul tradisional, tiwul ayu ini dibuat dari tepung terigu. Nah lho! Aneh kan? Tapi rasanya, tidak jauh berbeda dengan tiwul aslinya. Penasaran? Yuk, teman-teman ikuti step by step pembuatannya yang mudah sekali.

 

Bahan:

300 g tepung terigu

3 butir telur

250 g gula merah, disisir halus

3 sdm gula pasir

1 sdm soda kue

1 sdm baking powder, dicampur dalam tepung terigu

Kelapa parut, dibubuhi sedikit garam kemudian dikukus sebentar

Membuatnya:

  1. Panaskan panci pengukus
  2. Kocok telur bersama gula merah, gula pasir dan soda kue sampai mengental dan mengembang (dengan mikser).
  3. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit.
  4. Tuang adonan dalam Loyang yang telah diolesi minyak goreng, kemudian dialasi kertas roti, diolesi lagi dengan minyak goreng dan ditaburi tepung terigu.
  5. Kukus selama kira-kira 45 menit. Lalu angkat.
  6. Setelah dingin, baru dipotong-potong.
  7. Sajikan bersama taburan kelapa parut.

About these ads