Menu bebek adalah menu favorit keluarga kami. Dagingnya berbau harum dan rasanya lezat sekali. Dan satu lagi…tak pernah membuat kami bosan menyantapnya. Di warung-warung kaki lima di Surabaya, banyak sekali kita jumpai para pedagang bebek goreng seperti ini. Bila tak ingat kadar kolesterolnya yang tinggi…mmm bisa jadi tiap hari kami makan bebek goreng ^^.


Bahan:

1 ekor daging bebek, bersihkan sisa bulunya, potong-potong sesuai selera

Minyak untuk menggoreng

Daun salam, daun jeruk, laos, serai

Lalapan: mentimun, daun kubis, daun kemangi, kacang panjang

Bumbu halus:

6 siung bawang putih

8 siung bawang merah

1 sdm ketumbar

1 jari kunyit

Garam secukupnya

10 butir kemiri

Sambal:

2 buah cabe merah

10 buah cabe rawit

1 buah tomat besar

Garam, gula pasir, terasi matang

Jeruk limau/sambal

Memasaknya:

  1. Masukkan daging bebek dalam panci, tuangi airsampai bebek terendam semua.
  2. Masukkan bumbu halus, daun salam, daun jeruk, serai, laos.
  3. Masak diatas api kecil selama kira-kira 1 jam. Periksa daigngnya, sudah empuk atau belum. Bila sudah, angkat daging tersebut dan tiriskan.
  4. Nyalakan api kompor kecil saja, didihkan sisa kuah bebek dalam panci. Biarkan terus sampai air menyusut sehingga hanya tertinggal minyak dan endapan bumbu. Ambil endapan bumbu dan simpan dalam wadah.
  5. Goreng bebek dalam minyak yang cukup panas sampai cukup kering.
  6. Sambal: goreng cabai, tomat dan terasi. Kemudian angkat dan masukkan ke dalam cobek bersama garam, gula pasir dan terasi. Haluskan sambal, lalu perciki dengan air jeruk limau,
  7. Hidangkan bebek goreng bersama lalapan, sambal, bumbu kuning dan tentu saja….nasi hangat. Mmmmm, maknyus pokoknya!