Wah kemarin ada tamu yang berkunjung ke ‘rumah maya’ saya, namanya Teh Atifah dari Tangerang dan Teh Hasna dari  Lembang Bandung. Dua ibu pintar ini merupakan kakak kelas yang akrab dengan saya waktu jaman kuliah di UPI dulu. Ooo, rupanya ada yang minta disuguhi makanan khasnya orang Surabaya : rujak cingur alias rujak moncong sapi. Maka saya buatkan makanan ini untuk mereka berdua. Silahkan dicicipi ya Teh….kumaha, raos henteu? ^_^

Resep di bawah ini untuk 2 porsi rujak, silahkan diikuti step by step…

Bahan isi:

4 tahu goreng, diiris dadu

4 tempe goreng, diiris dadu

1 ons cingur sapi atau kikil sapi, direbus sampai lunak, ditiriskan, dipotong kecil2

1 ikat kangkung, potong-potong, dikukus/direbus

1 genggam kecambah, dikukus/direbus

Ketimun, bengkoang, nanas, pepaya

1 buah lontong

Kerupuk

 

Bahan sambal:

5 buah cabai rawit

6 butir kacang tanah goreng

Sedikit garam

Sedikit terasi

Sedikit gula merah

1 siung kecil bawang putih

Seujung jari kelingking kencur

Air asam

3 sdm petis udang

 

Mengolahnya:

  1. Sambal: uleg cabai rawit, kacang tanah, garam, terasi, bawang putih dan kencur sampai halus. Masukkan gula merah, diuleg lagi sampai rata. Tambahkan sedikit air asam dan petis, uleg lagi (…dan lagi) sampai cukup merata.
  2. Masukkan bahan isi ke dalam cobek kecuali lontong dan kerupuk. Aduk-aduk sambal dan bahan isi dengan spatula sampai bahan isi terlumuri sambal.
  3. Siapkan piring atau daun pincuk. Letakkan irisan lontong  lalu siram dengan rujak di atasnya. Tambahkan kerupuk di pinggirnya.
  4. Siap disantap.