20131218_122002

Bolkus dengan cetakan agak besar, mekarnya lebih bagus

20130403_112028

Bolkus dengan cetakan kecil, mekarnya tak terlalu bagus

Membuat bolu klasik ini memang gampang-gampang sussah. Kadang bolunya mekar dengan suksesnya, kadang sebagian saja yang mekar…malah sering tidak satupun yang merekah. Maka sebelum membuatnya kita mesti banyak berdoa dan berharap supaya bolunya mau memekarkan diri. Hilangkan kesombongan, terlalu pede: pasti berhasil. Karena biasanya malah nggak jadi- jadi. Jadilah rendah hati…mudah-mudahan sukses menghampiri… aamiin. (Suksesnya nggak cuma pas bikin roti kukus aja ya..heheehe)

Bahan:

  • 250 g tepung terigu cakra
  • 1 sdt baking powder dicampur rata dengan tepung terigu
  • 2 butir telur ayam
  • Sedikit vanili
  • 150 g gula pasir (boleh ditambah menjadi 250 g bila suka kue yang maniss)
  • 1 sdm ovalet/tbm/sp
  • 200 ml air soda
  • 1 sachet santan kental instan
  • Pewarna secukupnya

Alat yang disiapkan:

  • Panci kukus, bagian tutupnya di balut dengan serbet besar supaya uap air tidak menetes pada kue
  • Cetakan bolu kukus yang berlubang-lubang pinggirnya
  • Cup paper

Membuatnya:

  1. Panaskan panci kukus (dandang).
  2. Kocok dengan mikser (kecepatan tinggi) : gula pasir, telur, vanili, ovalet sampai mengembang dan mengental.
  3. Tambahkan santan kental  ke dalamnya.
  4. Kurangi kecepatan mikser lalu masukkan secara bergantian tepung terigu dan air soda sedikit demi sedikit sampai habis.
  5. Matikan mikser, aduk  adonan sampai rata dengan adukan ringan saja.
  6. Ambil 1/3 bagian adonan, beri warna.
  7. Tuang adonan putih dalam cetakan yang telah dialasi cup paper hampir setinggi cetakan. Lalu tuang sedikit adonan warna di atasnya sampai penuh.
  8. Kukus selama lebih kurang 20 menit dengan api yang besar dan air panci kukus sudah mendidih.