20131214_164559

 

Moms suka jajanan pasar? Tentunya kenal dong sama jajanan satu ini…

Betul, nogosari adalah salah satu jenis kue tradisional Jawa. Pisang raja dibalut dengan tepung beras lalu dikukus.

Untuk kudapan di musim hujan begini..cuocok sekali, apalagi membuatnya juga tidak terlalu sulit.

Di Pasar Minggu n Ciledug  saya belum pernah ketemu sama penjual kue nogosari.  Kalaupun ada penjual kue yang dibungkus daun pisang, biasanya isinya lontong nasi isi oncom, bacang, lemper ataupun lemet/utri. Jadi kalau saya sedang ‘ngidam’ nogosari ya mesti membuat sendiri.

Waah bisa jadi peluang usaha juga nih ya….na’am ..na’am.

Mangga’ atuh ditingali heula kumaha step-step masakna:

Bahan:

5 buah pisang raja, dibelah 2 (kalau tidak ada bisa menggunakan pisang tanduk, pisang kapok atau pisang ulin namun rasanya agak masam…tak semanis pisang raja)

2 sachet santan instan

Sejumput garam

300 g tepung beras

150 g gula pasir

3 gelas air putih

Daun pisang secukupnya, dibersihkan, dijemur supaya lemas lalu dipotong-potong.

 

Cara membuatnya:

  1. Campurkan air dengan santan instan, gula pasir dan garam.  Jerangkan di atas api sambil diaduk-aduk sampai mendidih.
  2. Tuangkan santan matang sedikit demi sedikit ke atas  tepung beras, sambil adonan diaduk aduk sehingga rata. Adonan ini disebut pas bila kondisinya  tidak encer tapi juga tidak terlalu lengket.
  3. Siapkan selembar daun pisang. Letakkan sesendok adonan, lalu atur dengan sendok supaya adonan sedikit melebar. Taruh potongan pisang di atasnya dan tutuplah pisang dengan sesendok adonan lagi.
  4. Gulung daun pisang tersebut, lalu lipatlah bagian atas dan bawah yang terbuka ke belakang. Lanjutkan kegiatan tersebut sampai pisang habis.
  5. Kukuslah jajan nogosari selama kira-kira 40 menitan.
  6. Siap dihidangkan.

Moms butuh resep kue tradisional lainnya? Cobain deh resep kue mangkok, ada juga kue lumpur, kue wajik, kue utri/lemet dll di menu kue-kue tradisional. Selamat mencoba…semoga sukses. Kalaupun pernah gagal, jangan putus asa untuk mencoba lagi.